Sabtu, 09 Januari 2010

TARGET BARU DI TAHUN YG BARU

Tak terasa sudah 15 hari berlalu di tahun yang baru ini, perayaan malam tahun baru sudah selesai, perayaan natal juga telah berlalu.
Sudahkah kita merenungkan segala perbuatan kita di tahun yang lampau ? Segala kesalahan, segala keberhasilan ? Atau sudahkah juga kita membuat perencanaan langkah-langkah yang akan kita tempuh di tahun yang baru ini ?
Mengapa sih kita perlu membuat target ?
Saudara, target itu merupakan tujuan yang harus kita capai. Coba bayangkan, pernahkah anda melihat lomba lari tapi tidak jelas garis finishnya dimana ? Pasti keadaannya kacau balau, semua pesertanya pada lari gak karuan, yang satu ke kiri yang lain ke kanan dan bahkan bisa-bisa saling bertabrakan. Tapi sebaliknya, jika garis finishnya jelas maka semua peserta lomba akan berlari ke arah yang sama dan bahkan penonton pun akan bersorak sorai menyemangati jagonya masing-masing. Apalagi bagi pemenangnya pasti memperoleh sukacita yang begitu besar.
Sekarang, jika kita sudah punya target yang harus kita capai di tahun ini, bagaimana sih cara kita mencapainya ?
Langkah pertama adalah tetap fokus pada target tersebut. Dalam kisah Yesus berjalan di atas air (Matius 14:25-33), Petrus meminta Yesus supaya menyuruhnya untuk datang kepadaNya dengan berjalan di atas air (ay 28) dan Yesus pun membolehkannya (ay 29). Dan alkitab pun mencatat bahwa "...ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam..." (ay 30). Jadi saat Petrus fokus kepada Yesus, ia mampu berjalan di atas air seperti halnya Yesus. Tetapi ketika fokusnya mulai berubah (karena tiupan angin) ia pun takut dan mulai tenggelam.
Langkah kedua yang perlu kita lakukan adalah tetap teguh & jangan bimbang pasti tangan Tuhan bersegera menolong kita. Ketika Petrus sudah tidak fokus lagi kepada Yesus, dia mulai tenggelam dan kemudian berteriak minta tolong. Alkitab mencatat bahwa "Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata : Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang ?" (Mat 14:31).

Yah, memang agak susah sih, perlu konsistensi. Tapi ingatlah Bersama Yesus kita lakukan perkara yang besar. Aminnnnn. GBU all

Selasa, 05 Januari 2010

KASIH MULA-MULA

Apakah anda sudah menikah ? Kalau sudah menikah, berarti pasti pernah pacaran dong. Bagaimana perasaan kita ketika pacaran ? Pasti rindunya setengah mati, kalau bisa ketemu terus ama sang pacar. Nggak peduli hujan badai, kalau waktunya apel ya pasti berangkat. Bahkan yang lebih ekstrem lagi ada lagu dunia yang mengatakan bahwa kalo udah cinta, tai kucing pun rasa coklat. Betul gak ? Ini adalah hal yang manusiawi. Tetapi seiring dengan berjalannya waktu hal ini mulai kendor apalagi jika udah menikah puluhan tahun. Wah bisa-bisa jarang tuh yang namanya gandengan tangan.
Sekarang masalah rohani. Sudahkah anda dibabtis ? Kalau sudah, tolong diingat-ingat bagaimana kondisi anda ketika sudah selesai dibabtis ? Atau sudahkah anda mengikuti Retret atau Rekoleksi iman yang diadakan ? Bagaimana kondisi anda setelah mengikuti retret atau rekoleksi tersebut ? Ada semangat nggak untuk menghadiri misa, doa lingkungan, persekutuan doa, doa pribadi, dsb yang berbau rohani ? Kalau ada, itu semua disebut sebagai Kasih Mula-Mula. Jadi dengan kasih mula-mula, ada semangat yang menggebu-gebu untuk melayani, untuk berdoa, untuk mendengar firman Tuhan. Ini merupakan hal yang wajar. Rasanya Tuhan begitu dekat, Dia ajaib, mujizatNya nyata. Tetapi dengan berjalannya waktu, biasanya semangat ini mulai kendor. Yang biasanya doanya "kenceng" mulai ogah-ogahan, yang biasanya rajin misa harian mulai sering bolos. Ini juga wajar dan manusiawi. Tetapi saudara-saudara, ternyata Tuhan tidak menghendaki hal ini. "Namun demikian, Aku mencela engkau karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula. Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh ! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan mengambil kaki dianmu dari tempatnya jikalau engkau tidak bertobat" (Why 2 : 4-5).
Jadi apa yang sebaiknya kita lakukan jika kita saat ini sudah meninggalkan kasih mula-mula ?
Langkah pertama dan utama adalah bertobat mohon ampun kepada Tuhan lalu memohon Ro Kudus memberikan lagi kasih mula-mula kepada kita. Kobarkan semangat melayani dan bersekutu dengan saudara seiman agar api tersebut bernyala-nyala di dalam hati kita. GBU all.

Senin, 04 Januari 2010

TIPS MELANGKAH DI TAHUN YG BARU

Tak terasa sudah 4 hari kita masuki tahun 2010.
Bumi sudah semakin tua, kedatangan Tuhan sudah semakin dekat
Keadaan tidak tambah enak tetapi semakin bertambah susah
Tetapi bagi anak Tuhan selalu ada kekuatan untuk terus mengarungi hidup ini karena kita memiliki Yesus yang sudah bangkit bagi kita.
Mari kita baca dan renungkan firman Tuhan hari ini, diambil dari Roma 12:11-12
Ini adalah tips bagi kita untuk berjalan di Tahun 2010.
1. Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah Rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan (ay 11)
Sudah saatnya kita tetap semangat, jika saat ini kita sedang mengalami permasalahan yang berat tetaplah percaya bahwa setiap permasalahan pasti ada jalan keluarnya, teruslah melayani Tuhan. Jangan hanya karena ada masalah maka meninggalkan Tuhan. Justru dengan adanya masalah, kita harus semakin mendekatkan diri dengan Tuhan.
Jika keadaan sedang baik and everything is ini your hand, tetaplah berdoa, terus bersyukur dan biarlah api Roh Kudus senantiasa berkobar-kobar dan terus layanilah Tuhan.
2. Bersukacitalah dalam pengharapan (ay 12a)
Walaupun sedang susah, teruslah bersukacita dan terus berharap akan pertolongan Tuhan. Inilah yang membedakan anak Tuhan dengan anak dunia. Anak Tuhan selalu berharap akan pertolongan Tuhan sebab Tuhan tidak akan pernah meninggalkan anaknya, tetapi anak dunia selalu mengandalkan kekuatannya sendiri dalam permasalahannya.
3. Sabarlah dalam kesesakan (ay 12b)
Pepatah dunia mengatakan orang sabar disayang Tuhan. Ini benar, bahkan diteguhkan oleh rasul Paulus di Rm 12:12b. Tetap sabar walaupun keadaan sedang sulit. Tuhan sayang akan anaknya yang sabar dan terus bersyukur
4. Bertekunlah dalam doa (ay 12c)
Doa merupakan suatu hubungan dengan Tuhan, melalui doa, kita berkomunikasi dengan Allah kita yang jauh lebih mengenal kita sampai ke lubuk hati kita. Keep praying until something happened. Ini adalah suatu ungkapan dimana kita harus terus berdoa sampai sesuatu terjadi, sampai Tuhan jawab setiap doa kita. Percayalah Tuhan itu tidak jauh, Dia hanya sejauh Doa.

Jadi inilah keempat langkah yang bisa terus kita jalankan untuk mengarungi tahun 2010 ini.
Selamat melangkah, GBU